Kepala BGN Dadan Hindayana menandatangani prasasti di dampingi Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tiga kiri) dalam peresmian SPPG Pemuda Muhammadiyah di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). ANTARA.
ZONASIONAL, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara sebanyak 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari pengawasan dan perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan langkah tersebut diambil terhadap SPPG yang belum memenuhi standar, terutama yang tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).
“SPPG yang belum memenuhi persyaratan kita hentikan sementara hingga memenuhi standar yang ditetapkan,” ujar Dadan dalam keterangan resmi di Jakarta.
Ia menjelaskan, penghentian ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala. Saat ini terdapat sekitar 1.780 unit yang disuspend dari total sekitar 26.800 SPPG yang tersebar di berbagai daerah. Jumlah tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah seiring proses perbaikan.
Pengawasan program juga diperkuat melalui peran inspektorat untuk memastikan kualitas layanan di lapangan terus meningkat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

