Peserta seminar kesehatan mental perempuan yang digelar PCNU Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/5/2026). ANTARA.
ZONASIONAL, JAKARTA – Psikiater Lahargo Kembaren mengingatkan perempuan, khususnya para ibu, untuk mewaspadai dampak penggunaan media sosial yang berlebihan karena dapat memicu stres dan gangguan kesehatan mental di era digital.
Dalam seminar kesehatan jiwa di Bogor, Kamis, Lahargo menjelaskan bahwa perempuan saat ini menghadapi tekanan mental yang semakin kompleks akibat derasnya arus informasi di media sosial.
Menurutnya, perempuan rentan mengalami kelebihan stimulasi informasi, rasa takut tertinggal tren atau Fear Of Missing Out (FOMO), hingga kebiasaan membandingkan kehidupan pribadi dengan orang lain di dunia maya.
“Budaya membandingkan diri menjadi salah satu pencuri utama kebahagiaan,” ujar Lahargo.
Ia juga menyoroti penggunaan gawai yang berlebihan dapat mengurangi komunikasi dalam keluarga dan membuat hubungan emosional antaranggota keluarga semakin renggang.
Kondisi tersebut, lanjutnya, berpotensi meningkatkan masalah kesehatan mental pada anak dan remaja karena keluarga yang seharusnya menjadi tempat aman justru dapat berubah menjadi sumber tekanan psikologis.


