“Di Kota Bandung patut kita syukuri, kondisinya aman dan kondusif dari semua jenis perayaan agama. Kita bersyukur Bandung ini memiliki iklim yang sangat toleran terhadap semua keberadaan agama yg ada,” ungkapnya.
Sedangkan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung, Ahmad Suherman mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bandung yang telah mengundang dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
“Imlek menjadi salah satu momen yang dinantikan. Karena perayaan ini diharapan membawa keberuntungan, diisi dengan kegiatan menarik berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Ia menuturkan, perayaan Imlek identik dengan warna merah, karena mempunyai makan keberuntungan.
“Sehingga alasannya itu, warna merah memiliki makna keberuntunhan, kesan tegas, percaya diri dan kemuliaan,” ungkapnya.
Pada tahun 2025, Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili akan jatuh pada tanggal 29 Januari 2025. Berdasarkan kalender lunar, tahun tersebut akan menjadi tahun shio ular dengan elemen kayu.
Imlek 2025 adalah tahun shio ular dengan elemen kayu yang membawa makna mendalam tentang kebijaksanaan, kreativitas, dan harmoni. (Red)***
Sumber: Diskominfo Kota Bandung

