logo Meta.
Meski demikian, perusahaan menegaskan akan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Jika terdapat indikasi kuat yang berkaitan dengan keselamatan pengguna, sistem tetap dapat mengirimkan peringatan kepada orang tua meskipun hasil analisis belum sepenuhnya pasti.
Saat ini, fitur tersebut telah tersedia bagi pengguna Instagram yang mengaktifkan pengawasan orang tua di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada. Meta menargetkan layanan itu dapat diperluas secara global sebelum akhir tahun 2026.
Selain menghadirkan notifikasi kepada keluarga, Meta juga tengah mengembangkan kemampuan sistem untuk menghubungi layanan darurat apabila percakapan dengan Meta AI menunjukkan adanya ancaman serius yang membutuhkan penanganan segera. Fitur ini nantinya dirancang berlaku bagi pengguna remaja maupun dewasa.
Sebagai pelengkap, Meta juga memperluas penerapan pengaturan Limited Content ke layanan Meta AI. Dengan demikian, pembatasan konten sensitif yang diaktifkan orang tua di Instagram secara otomatis juga akan diterapkan pada interaksi anak dengan asisten AI tersebut, sehingga pengalaman digital remaja menjadi lebih aman dan terkontrol.*
Sumber: Antara
(Red)


