Pertemuan silaturahmi antara sejumlah organisasi masyarakat, elemen masyarakat, awak media dan pihak Nazhir Masjid Agung Bandung pada Selasa 11 Agustus 2026 yang bertempat di Restoran ABG NENES, Jl. Aceh No. 51, Sumur Bandung, Kota Bandung.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk melakukan pemeriksaan kondisi fisik masjid, mendokumentasikan kerusakan, membuka komunikasi dengan pemerintah serta memperluas keterlibatan masyarakat dalam mencari solusi.
Umar menilai Masjid Agung Bandung membutuhkan kerja nyata dari berbagai pihak agar pelayanan kepada jamaah tetap berjalan.
“Ini bukan soal siapa yang menang atau siapa yang kalah. Ini tentang bagaimana Masjid Agung Bandung tetap memberikan manfaat kepada masyarakat,” pungkasnya.*
(Red)


