Karyawan menghitung uang pecahan rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (27/7/2026). ANTARA.
ZONASIONAL , JAKARTA – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Jumat, naik 50 poin atau 0,28 persen menjadi Rp17.827 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.877 per dolar AS.
Penguatan rupiah terjadi seiring respons positif pelaku pasar terhadap penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menilai sentimen terhadap rupiah dan pasar saham cenderung positif, meski investor masih mencermati sejumlah asumsi ekonomi yang disampaikan pemerintah.
“Rupiah menguat terhadap dolar AS dan IHSG naik oleh respons positif investor pada pidato RAPBN Presiden Prabowo. Saya melihatnya sebagai cautiously positif,” kata Lukman di Jakarta, Jumat.
Dalam penyampaian RAPBN 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen, meningkat dibandingkan asumsi APBN 2026 sebesar 5,4 persen.
Pemerintah juga menetapkan sejumlah sasaran ekonomi makro lainnya, antara lain inflasi sebesar 2,5 persen dan defisit anggaran Rp671,2 triliun atau setara 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).


