Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani (kanan) didampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu (kiri) menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). ANTARA.
Ia menambahkan, sektor hilirisasi masih menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 30 persen dari total investasi yang masuk ke Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian Investasi, subsektor dengan kontribusi terbesar pada triwulan I 2026 antara lain industri logam dasar sekitar Rp67 triliun, transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi Rp54 triliun, serta pertambangan sekitar Rp51 triliun.
Selain itu, sektor jasa lainnya diperkirakan menyumbang Rp43 triliun, serta sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sekitar Rp36 triliun.
Dari sisi wilayah, realisasi investasi terbesar tercatat di DKI Jakarta sekitar Rp74 triliun, diikuti Jawa Barat Rp72 triliun, Jawa Timur Rp38 triliun, Sulawesi Tengah Rp34 triliun, serta Banten Rp33 triliun.
Sementara itu, sumber investasi asing masih didominasi oleh negara-negara seperti Singapura, China, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

