Ilustrasi - Sisa-sisa Sekolah Dasar Shajarat al-Tayyiba yang menjadi sasaran serangan terlihat di Minab, Iran, pada Selasa (31/3/2026). ANTARA.
ZONASIONAL, ISTANBUL – Pemerintah Iran memperkirakan kerusakan akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel mencapai 270 miliar dolar AS atau sekitar Rp4,6 kuadriliun.
Juru Bicara Pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengatakan angka tersebut masih merupakan perhitungan awal dan belum final karena proses verifikasi kerusakan masih berlangsung.
“Kerusakan biasanya perlu diperiksa dalam beberapa lapis,” ujarnya seperti dikutip dari laporan kantor berita.
Ia menambahkan, isu ganti rugi menjadi salah satu fokus utama dalam proses negosiasi yang tengah berlangsung antara Iran dan pihak terkait, termasuk dalam dialog di Islamabad, Pakistan.
Ketegangan di kawasan meningkat setelah serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada akhir Februari lalu, yang dilaporkan menyebabkan ribuan korban jiwa serta luka-luka.

