Ilustrasi - Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta. ANTARA
Di sisi lain, SPBU milik Shell dan Vivo belum melakukan penyesuaian harga sejak awal Maret 2026. Namun, keduanya dilaporkan mulai mengalami kelangkaan stok, khususnya untuk BBM jenis solar.
Pengamat menilai lonjakan harga ini dipicu oleh kekhawatiran pasar global terhadap gangguan pasokan energi, terutama setelah konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi mengganggu distribusi minyak dunia.
Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak pada biaya logistik dan harga barang di dalam negeri, sehingga pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.*
Sumber: Antara
(Red)

