Warga menyejukkan diri di air mancur umum untuk mengatasi suhu tinggi selama gelombang panas ekstrem yang memicu peringatan di 17 kota di seluruh negeri, di Milan, Italia, Kamis (25/6/2026)/ANTARA.
Sementara itu, indeks panas di sejumlah kota besar diprediksi berada pada kisaran 37,7 hingga 40,5 derajat Celsius. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi di Philadelphia, Washington D.C., Baltimore, Raleigh, Charleston, hingga Jacksonville, Florida, sehingga masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar ruangan.
Meski suhu di sebagian besar kawasan pantai timur diperkirakan mulai menurun dalam beberapa hari ke depan dengan kisaran 21 hingga 32 derajat Celsius, ancaman panas ekstrem masih membayangi sejumlah wilayah lain.
Otoritas cuaca telah mengeluarkan peringatan panas ekstrem untuk beberapa wilayah California dan Arizona, termasuk Phoenix dan Tucson. Suhu maksimum di daerah tersebut diprediksi dapat menyentuh sekitar 45,5 derajat Celsius mulai Selasa hingga Kamis pekan ini.
Di Kota New York, departemen kesehatan setempat melaporkan lebih dari 378 warga harus mendapatkan penanganan di instalasi gawat darurat akibat gangguan kesehatan yang dipicu suhu panas, seperti dehidrasi dan kelelahan akibat paparan panas.
Pemerintah dan otoritas kesehatan setempat terus mengimbau masyarakat untuk menjaga asupan cairan, menghindari paparan sinar matahari secara langsung, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala penyakit akibat cuaca panas ekstrem.
Sumber: Anadolu
(Red)


