Diterangkan Apih Igun, bahwa semua anggota KPJ Kabupaten Bandung sudah mempunyai ciri khas, yaitu memakai rompi dengan tulisan KPJ, juga sudah ada anggota KPJ yang menerima bantuan speaker dari Bupati Bandung melalui Kadisbudpar, yaitu pengamen yang sudah terakurasi sehingga layak tampil selain di jalanan.
Dengan diadakannya Festival Musik Jalanan Lomba Ngamen Solois ini, diharapkan penampilan mereka (para Pengamen) akan membawa harum nama Kabupaten Bandung, terutama dengan penampilan dan tata cara mengamen yang sopan.
“Alhamdulillah, anggota KPJ yang selalu mendapat pelatihan dan pendidikan, selalu diundang oleh Pak Bupati untuk performa/tampil di acara hiburan yang diselenggarakan Pak Bupati tersebut. Contohnya pada malam tahun baru yang diselenggarakan oleh Pemkab Bandung, KPJ tampil mengisi acara,” tuturnya.
“Terimakasih, saya ucapkan kepada teman-teman semua yang telah mempersembahkan penampilan yang terbaiknya, dan diharapkan terus meningkatkan kualitas bermusiknya” pungkas Apih Igun.
Pada kesempatan yang sama Kepala Disbudpar Kabupaten Bandung yang disampaikan oleh Kabid Ekonomi Kreatif Pariwisata (Ekrap), Vena Andriawan, sekaligus membuka acara Lomba Festival Musik Jalanan Lomba Ngamen Solois,
“Alhamdulillah pada hari ini kita bisa berkumpul bersilaturahmi, yang mana bersilaturahmi itu banyak sekali manfaatnya bagi kita semua” ucap Vena Andriawan.
“Pertama-tama saya sampaikan permohonan maaf dari Pak Kadisbudpar yang tidak bisa hadir di acara ini, karena kesibukan kami di Disbudpar sangat padat terutama weekend. Kalau week day bertugas di kantor, kalau weekend berkeliling untuk monitor situasi terutama di daerah wisata,” imbuhnya.

