Arsip Foto - Logo Apple di toko Apple di Sydney, Australia/Antara.
Nama lain yang disebut adalah Chang Liu. Apple menuding mantan pegawainya itu membawa laptop perusahaan setelah mengundurkan diri dan memanfaatkan akses yang masih dimiliki untuk mengunduh puluhan dokumen rahasia terkait pengembangan perangkat keras.
Apple menegaskan perlindungan terhadap inovasi dan kekayaan intelektual merupakan prioritas utama perusahaan. Oleh karena itu, Apple meminta pengadilan memberikan ganti rugi serta mengeluarkan perintah yang melarang OpenAI memiliki maupun menggunakan informasi rahasia yang diklaim berasal dari Apple.
Kasus ini diperkirakan akan menjadi salah satu sengketa hukum terbesar di industri AI karena melibatkan dua perusahaan teknologi paling berpengaruh di dunia. Hasil persidangan nantinya diyakini dapat memengaruhi batasan hukum mengenai perekrutan talenta, perlindungan rahasia dagang, dan persaingan dalam pengembangan teknologi kecerdasan artifisial.*
Sumber: Antara
(Red)


