Ilustrasi - Kelelawar (Chiroptera) merupakan satwa pemakan buah/ANTARA
ZONASIONAL, MOSCOW – Otoritas Singapura akan memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh di bandara bagi penumpang penerbangan yang datang dari wilayah terdampak wabah virus Nipah. Selain itu, pengawasan epidemiologis terhadap pekerja migran yang tiba dari kawasan Asia Selatan juga akan diperketat.
Badan Pengendalian Penyakit Menular Singapura (Communicable Diseases Agency/CDA) menyatakan tengah memantau secara ketat perkembangan wabah virus Nipah (NiV) di negara bagian Benggala Barat, India. Wabah tersebut merupakan kejadian ketujuh virus Nipah yang tercatat di India sejak 2001.
“Kami akan menerapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara untuk penerbangan yang tiba dari daerah terdampak,” demikian pernyataan CDA pada Rabu (28/1).
Selain pemeriksaan di pintu masuk negara, Kementerian Tenaga Kerja Singapura (Ministry of Manpower/MOM) juga meningkatkan pengawasan terhadap pekerja migran yang baru tiba dari Asia Selatan. MOM disebut berkoordinasi dengan penyedia layanan kesehatan primer untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan.

