Ilustrasi - Seorang wanita yang mengalami bibir pecah-pecah. ANTARA/Shutterstock/
Kapoor juga mengingatkan agar menghindari penggunaan kosmetik dengan bahan keras. Jika bibir pecah-pecah berlanjut, ia menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit dan mempertimbangkan perawatan dermatologis, seperti pengelupasan kimia ringan atau terapi laser.
Selain itu, perawatan jangka panjang menjadi kunci untuk menjaga kesehatan bibir. Beberapa hal yang direkomendasikan antara lain menjaga hidrasi dengan meminum 8–10 gelas air setiap hari, menggunakan masker bibir seminggu sekali, menghindari lipstik berbahan dasar alkohol, serta mengonsumsi makanan kaya vitamin dari buah-buahan, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.
“Perawatan bibir bukan hanya soal penampilan, tapi juga kesehatan. Dengan kebiasaan yang tepat, bibir dapat tetap lembap, cerah, dan sehat,” tegas Kapoor.
(Red/ANTARA)

