Ilustrasi - Seorang wanita yang mengalami bibir pecah-pecah. ANTARA/Shutterstock/
ZONASIONAL, JAKARTA – Bibir merupakan salah satu area kulit yang paling sensitif dan rentan mengalami masalah seperti kering, pecah-pecah, hingga pigmentasi. Kondisi tersebut bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup, hidrasi yang kurang, hingga paparan zat kimia dalam kosmetik.
“Bibir adalah area kulit yang paling sensitif dan seringkali rentan terhadap pigmentasi, kekeringan, serta pecah-pecah karena minimnya kelenjar minyak,” ujar dokter kulit Dr. Rinky Kapoor seperti dikutip dari Hindustan Times, Selasa (19/8).
Menurutnya, beberapa penyebab umum bibir menghitam dan warnanya tidak merata di antaranya adalah paparan sinar matahari berlebih, kebiasaan merokok, reaksi alergi, dehidrasi, hingga kebiasaan menjilati bibir.
Untuk mengatasi masalah pigmentasi pada bibir, Kapoor menyarankan beberapa langkah sederhana, seperti:
-
Eksfoliasi alami seminggu sekali dengan campuran gula dan madu untuk mengangkat sel kulit mati.
-
Menggunakan pelembap bibir dengan bahan alami seperti shea butter, minyak kelapa, atau vitamin E.
-
Mengoleskan produk dengan SPF untuk melindungi bibir dari paparan sinar matahari.
-
Memanfaatkan bahan alami seperti jus bit atau gel lidah buaya sebagai pencerah bibir.

