Ia menambahkan bahwa program ini sudah diproyeksikan menjadi agenda tahunan yang mengedepankan tiga aspek utama dalam pembinaan usia dini. Meski penyelenggaraan di empat kota berjalan sukses, Yudi mengakui adanya sejumlah masukan dari berbagai pihak, termasuk legenda Persib.
“Sebagian besar masukan dari para legenda positif, tetapi ada juga kritik membangun yang sangat penting bagi kami. Semua itu menjadi panduan untuk langkah perbaikan berikutnya,” tambahnya.
Dengan berakhirnya Champions Series, Jabar Junior League Grassroots menegaskan komitmennya untuk terus menjadi fondasi pembinaan bakat-bakat muda sepak bola di Jawa Barat.
Legenda sepak bola nasional, Markus Haris Maulana, turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kompetisi ini. Menurutnya, keberhasilan panitia yang mampu menggelar pertandingan di empat kota menunjukkan keseriusan terhadap pembinaan sepak bola usia dini.

