Guras sapaan akrab Ketua LAKI KBB ini menyatakan keheranannya di mana di Bandung Barat yang pertama menerima SMK PK justru sekolah swasta, baru di tahun 2024 salah satunya SMKN 1 Cihampelas menjadi SMK PK dan langsung menerima bantuan, berdasarkan juknis 106 Dirjen Vokasi Kemendikbudriset menerima lebih kurang senilai 2,15 milyar.
Saat LAKI-KBB melakukan penelusuran di SMKN 1 Cihampelas KBB pada bulan September 2024 ditemukan kegiatan pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS), saat itu kami bertanya kepada Kepala Sekolah Sudirman tentang sumber anggaran dan beliau menjawab sumber anggaran pembangunan tersebut bantuan SMK PK, kemudian ketika kami meminta copy data realisasi penggunaannya, Sudirman mengarahkan untuk menemui Bu Rinrin yang kami curigai beliau yang memonopoli kegiatan tersebut karena permintaan copy data realisasi penggunaan bantuan SMK PK tersebut tidak kunjung diberikan hingga sekarang.
Ketika kami melakukan pengecekan di lokasi pembangunan, saat itu sedang tidak ada kegiatan dan papan proyek disembunyikan dilipat di dalam dinding pembatas dan ketika kami buka sedikit terlihat tulisan volume 21 X 9 m, nilai proyek 792.000.000 tanpa menuliskan siapa pelaksanaannya, dengan kondisi tersebut patut diduga terjadi kesengajaan melakukan pelanggaran ucap Guras.

