Tampilan mobil Changan Deepal S07. (Changan Automobile)
“Bersama Indomobil Group, kami hadir di Indonesia sebagai pendatang baru yang siap mendatangkan inovasi terbaik melalui produk unggulan. Kami ingin menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan sekaligus mendukung akselerasi elektrifikasi nasional,” ujar Ariadi.
Sementara itu, Direktur Departemen Penjualan Regional Asia Tenggara Changan Automobile, Henry Huang, menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam transformasi menuju kendaraan listrik.
“Melalui kemitraan ini, kami ingin membawa teknologi global Changan yang efisien dan ramah lingkungan ke Indonesia. Kami optimistis bahwa pasar Indonesia akan menjadi salah satu pilar penting dalam strategi ekspansi Changan di Asia Tenggara,” kata Henry.
Changan sendiri merupakan salah satu produsen mobil terbesar di China, dengan pengalaman panjang dalam riset dan pengembangan teknologi kendaraan listrik serta otonom. Di negara asalnya, Changan dikenal dengan lini kendaraan listrik Deepal, Avatr, dan Lumin yang bersaing dengan BYD, Nio, hingga Geely.
Kehadiran Changan di Indonesia menambah deretan pabrikan mobil listrik asal China yang semakin agresif menggarap pasar domestik, menyusul Wuling, BYD, dan Neta. Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan 2 juta kendaraan listrik beroperasi pada tahun 2030, sehingga kedatangan Changan diharapkan dapat mendorong percepatan transisi energi bersih di sektor transportasi.
(Red/ANTARA)


